SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI TPP P3MD KEC.BAMBAIRA MOHON MAAF JIKA ADA SALAH DALAM PENULISAN

Rabu, 13 Mei 2026

 Tampaure, 13 Mei 2026 – Tim Pendamping Desa Kecamatan Bambaira hari ini melaksanakan kegiatan monitoring dan pendampingan langsung di Dusun Todang Jaya, Desa Tampaure, untuk meninjau progres pembangunan infrastruktur yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026. Kunjungan lapangan ini difokuskan pada dua kegiatan prioritas, yaitu pembangunan plat dueker sebanyak 1 unit dengan anggaran Rp. 20.000.000 yang telah memasuki tahap pemasangan pondasi, serta pembangunan drainase dengan volume 100 meter yang saat ini sedang dalam proses pemasangan batu. Kehadiran pendamping desa di lokasi menjadi bentuk komitmen untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai standar teknis, transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Pembangunan plat dueker di Dusun Todang Jaya memiliki nilai strategis yang sangat tinggi karena berfungsi sebagai penghubung akses vital menuju Dusun Saluira, yang berada di wilayah Desa Tampaure namun terpisah oleh aliran air. Selama ini, keterbatasan infrastruktur di titik tersebut kerap menjadi kendala serius bagi mobilitas masyarakat, terutama saat musim hujan ketika jalur penghubung menjadi sulit dilalui. Dengan selesainya pembangunan plat dueker ini, diharapkan arus pergerakan warga, kendaraan roda dua maupun roda empat, serta distribusi hasil bumi dapat berjalan lebih lancar, aman, dan efisien sepanjang tahun.

Meskipun lokasi fisik pembangunan berada di wilayah Dusun Todang Jaya, manfaat infrastruktur ini dirasakan secara lintas dusun dan bahkan memperkuat konektivitas antarwilayah di tingkat desa. Hal ini menunjukkan bahwa perencanaan pembangunan di Desa Tampaure telah dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan aspek keterhubungan, dampak sosial, dan peningkatan ekonomi masyarakat. Pendamping Desa Kecamatan Bambaira menekankan bahwa infrastruktur yang bersifat integratif seperti ini merupakan prioritas dalam alokasi Dana Desa, karena mampu menjangkau manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan.

Selain memantau pembangunan plat dueker, tim pendamping juga meninjau progres pembangunan drainase di lokasi yang sama dengan volume 100 meter. Pembangunan drainase ini merupakan bagian integral dari upaya penataan sistem pengelolaan air di kawasan Todang Jaya, yang diharapkan dapat mengurangi risiko genangan air, erosi, dan banjir saat curah hujan tinggi. Pendamping Desa memberikan pendampingan teknis terkait standar konstruksi dan pemeliharaan, agar infrastruktur drainase ini tidak hanya berfungsi optimal saat ini, tetapi juga tahan lama dan dapat dirawat secara mandiri oleh masyarakat melalui mekanisme gotong royong dan kelembagaan desa.
Hadir mendampingi kegiatan monitoring tersebut anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Mabaira Fajril, yang menyampaikan bahwa pembangunan plat dueker ini merupakan akses utama yang sangat dinantikan masyarakat, khususnya para petani dan pekebun dalam mendistribusikan hasil pertanian dan perkebunan mereka ke pasar. Ia menambahkan bahwa infrastruktur yang memadai akan membuka peluang ekonomi baru, mengurangi biaya logistik, dan meningkatkan nilai jual komoditas lokal. Keterlibatan BPD dalam pengawasan pembangunan ini juga menjadi jaminan bahwa aspirasi masyarakat terserap dan dipertimbangkan dalam setiap tahapan pelaksanaan kegiatan.
Kedua kegiatan pembangunan, yakni plat dueker dan drainase, dibiayai sepenuhnya dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026. Meskipun diketahui alokasi Dana Desa secara nasional mengalami penyesuaian dan pengurangan pada tahun ini, Pemerintah Desa Tampaure bersama BPD dan pendamping desa tetap berkomitmen memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang benar-benar mendesak dan berdampak langsung bagi hajat hidup orang banyak. Prinsip skala prioritas ini ditetapkan melalui proses musyawarah desa yang partisipatif, sehingga setiap rupiah dana yang dikeluarkan dapat memberikan nilai manfaat yang maksimal bagi kesejahteraan warga.
Kegiatan monitoring hari ini menjadi bukti nyata sinergi positif antara Pendamping Desa Kecamatan Bambaira, Pemerintah Desa Tampaure, BPD, dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola pembangunan desa yang akuntabel dan berorientasi pada hasil. Ke depan, tim pendamping akan terus melakukan pendampingan berkala, tidak hanya pada aspek fisik infrastruktur, tetapi juga pada penguatan kapasitas kelembagaan, termasuk penyusunan dokumen BUMDES dan sistem pelaporan keuangan yang transparan. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen terhadap prinsip good governance, Desa Tampaure optimis dapat terus meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik, demi mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera, terhubung, dan berdaya saing di tengah dinamika tantangan anggaran yang ada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar