SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI TPP P3MD KEC.BAMBAIRA MOHON MAAF JIKA ADA SALAH DALAM PENULISAN

Senin, 27 Juli 2026

Musyawarah Perencanaan Desa Bambaira Percepat Transformasi Melalui RKPDesa 2027 yang Berorientasi pada Rekomendasi Indeks Desa"

 



Pemerintah Desa Bambaira kembali menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan yang menjadi agenda strategis tahunan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) Tahun Anggaran 2027 serta Dokumen Usulan (DU) RKPDesa Tahun Anggaran 2028. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud komitmen pemerintah desa dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel. Musdes ini menjadi wadah utama untuk menyelaraskan arah pembangunan desa dengan aspirasi masyarakat serta regulasi perencanaan yang berlaku.


Acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, mulai dari Camat Bambaira, Kepala Desa Bambaira, Ketua dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga unsur masyarakat. Total tercatat sebanyak 35 orang peserta yang hadir dalam musyawarah ini, yang terdiri dari 21 laki-laki dan 14 perempuan. Keterwakilan perempuan dalam forum ini menunjukkan komitmen Desa Bambaira terhadap kesetaraan gender dan inklusivitas dalam setiap pengambilan keputusan pembangunan.


Dalam rangkaian agenda pertama, peserta musyawarah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan RKPDesa pada tahun sebelumnya. Evaluasi ini bertujuan untuk mengukur tingkat keberhasilan, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta menarik pembelajaran agar program di masa depan lebih tepat sasaran. Selanjutnya, forum juga secara resmi menyepakati pembentukan Tim Penyusun RKPDesa yang akan bertugas merumuskan, mengompilasi, dan memfinalisasi dokumen perencanaan desa secara teknis dan terstruktur.



Salah satu poin krusial yang dibahas dalam musyawarah ini adalah pembahasan rekomendasi Indeks Desa tahun 2026 untuk diakomodasi ke dalam RKPDesa 2027. Mengacu pada capaian indeks desa sebelumnya, para peserta berdiskusi untuk memetakan prioritas pembangunan, khususnya pada dimensi yang masih membutuhkan peningkatan. Integrasi data dan rekomendasi indeks ini diharapkan mampu membuat perencanaan desa lebih terukur, berbasis data riil, dan berdampak langsung pada peningkatan status kemajuan dan kemandirian desa.


Forum musyawarah juga memberikan ruang yang luas bagi unsur masyarakat untuk menyampaikan diskusi dan usulan kegiatan untuk Tahun Anggaran 2027. Berbagai aspirasi dari tingkat dusun dan kelompok masyarakat ditampung, diklarifikasi, dan diprioritaskan sesuai dengan kebutuhan mendesak serta ketersediaan anggaran desa. Pendekatan bottom-up ini memastikan bahwa program yang nantinya dijalankan benar-benar menjawab permasalahan dan kebutuhan nyata warga di lapangan.


Musyawarah Desa Perencanaan ini ditutup dengan kesepakatan bersama untuk segera menindaklanjuti hasil rumusan ke dalam penyusunan DU RKPDesa Tahun Anggaran 2028. Kepala Desa Bambaira beserta BPD menyampaikan apresiasi kepada Camat dan seluruh peserta atas partisipasi aktifnya dalam forum tersebut. Dengan tersusunnya RKPDesa 2027 dan DU RKPDesa 2028 yang matang, Desa Bambaira optimis dapat melanjutkan akselerasi pembangunan menuju desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.


Penulis : Rahmat Akbar Pendamping Desa Kecamatan Bambaira



Kamis, 23 Juli 2026

Musyawarah Desa Tampaure: Penyusunan RKPDesa Tahun Anggaran 2027 dan DU RKPDesa Tahun Anggaran 2028 Resmi Dilaksanakan

 


AMPAURE – Pemerintah Desa Tampaure, Kecamatan Bambaira, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) Tahun Anggaran 2027 serta  Usulan RKPDesa (DU RKPDesa) Tahun Anggaran 2028. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini merupakan agenda tahunan yang sangat strategis sebagai wujud partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menentukan arah pembangunan desa ke depan. Musyawarah ini menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan di Desa Tampaure untuk menyatukan visi dan misi pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan.


Acara tersebut dihadiri langsung oleh Camat Bambaira yang memberikan arahan serta motivasi kepada seluruh peserta musyawarah. Dalam sambutannya, Camat Bambaira menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan seluruh komponen masyarakat dalam merumuskan program kerja yang realistis dan tepat sasaran. Beliau juga mengingatkan agar penyusunan RKPDesa benar-benar mencerminkan aspirasi dan kebutuhan riil masyarakat di lapangan, sehingga setiap anggaran yang dialokasikan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup warga Desa Tampaure.


Ketua BPD Tampaure CACO ANDI RUMPA  Selaku pimpinan musyawarah menyampaikan kepada pemerintah Desa untuk memaparkan capaian pembangunan yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya sebagai bahan evaluasi bersama. berbagai program prioritas yang diusulkan untuk masuk dalam RKPDesa Tahun Anggaran 2027, meliputi bidang infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, pendidikan, serta ketahanan pangan. Selain itu, dibahas pula draft usulan awal untuk DU RKPDesa Tahun Anggaran 2028 sebagai langkah antisipatif agar perencanaan pembangunan desa dapat berjalan secara berkesinambungan dan terintegrasi dari tahun ke tahun.



Musyawarah ini turut dihadiri oleh unsusr masyarakat  tokoh masyarakat, tokoh agama, Bidan Desa, pengurus PKK, serta kader-kader posyandu yang mewakili berbagai lapisan masyarakat Desa Tampaure. Kehadiran para tokoh masyarakat dan tokoh agama memberikan warna tersendiri dalam musyawarah, mengingat peran mereka yang sangat vital dalam menjembatani aspirasi warga dari tingkat dusun hingga ke tingkat desa. Sementara itu, kehadiran Bidan Desa, PKK, dan kader memastikan bahwa isu-isu terkait kesehatan ibu dan anak, pemberdayaan perempuan, serta kesejahteraan keluarga turut menjadi perhatian utama dalam perencanaan pembangunan desa.


Secara keseluruhan, Musyawarah Desa ini diikuti oleh 34 orang peserta yang terdiri dari 20 orang laki-laki dan 14 orang perempuan. Komposisi peserta yang cukup berimbang antara laki-laki dan perempuan ini menunjukkan komitmen Desa Tampaure dalam mewujudkan kesetaraan gender serta inklusivitas dalam proses perencanaan pembangunan. Setiap peserta diberikan kesempatan yang sama untuk menyampaikan usulan, pendapat, dan masukan terkait program-program yang dianggap paling mendesak dan dibutuhkan oleh masyarakat, sehingga hasil musyawarah benar-benar merupakan produk kolektif yang mencerminkan suara seluruh warga desa tanpa terkecuali.


Menutup rangkaian kegiatan, seluruh peserta Musyawarah Desa Tampaure menyepakati sejumlah program prioritas yang akan dituangkan dalam dokumen RKPDesa Tahun Anggaran 2027 dan DU RKPDesa Tahun Anggaran 2028. Hasil kesepakatan tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh tim penyusun RKPDesa yang juga di bentuk pada hari ini untuk difinalisasi dan ditetapkan melalui Peraturan  Desa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan terselenggaranya musyawarah ini, diharapkan pembangunan Desa Tampaure pada tahun-tahun mendatang dapat berjalan lebih terarah, transparan, akuntabel, dan yang terpenting adalah mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi seluruh masyarakat Desa Tampaure, Kecamatan Bambaira.



Penulis : Rahmat Akbar Pendamping Desa Kecamatan Bamabaira