Tampaure – Kamis, 16 Juli 2026. Penetapan Indeks Desa Tampaure telah resmi ditetapkan dalam sebuah acara yang dihadiri oleh Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), seluruh Perangkat Desa, serta Tim (TPP) P3MD Kecamatan Bambaira. Berdasarkan hasil pendataan komprehensif, Desa Tampaure meraih total skor 62,36% dan ditetapkan dengan status "Berkembang".
Status ini menjadi tonggak penting sekaligus peta jalan bagi pemerintah desa untuk terus melakukan percepatan pembangunan di enam dimensi utama: Layanan Dasar, Sosial, Ekonomi, Lingkungan, Aksesibilitas, dan Tata Kelola Pemerintahan Desa.
Desa Tampaure mencatatkan skor yang solid di dimensi Layanan Dasar (91). Akses terhadap pendidikan usia dini sangat baik dengan keberadaan 2 PAUD/TK yang mudah dijangkau, serta Angka Partisipasi Murni (APM) untuk jenjang SD dan SMP yang mencapai >80-100%. Namun, tantangan masih ditemukan pada akses menuju jenjang SMA/SMK yang masih tergolong sulit.
Di sektor kesehatan, Posyandu berjalan sangat rutin (≥8 kali per tahun) dan layanan bidan dari pemerintah telah tersedia. Meski demikian, desa masih belum memiliki Poskesdes/Polindes maupun layanan dokter tetap, sehingga rujukan dan transportasi penunjang kesehatan masih menjadi perhatian.
Dari sisi aksesibilitas, kualitas jalan desa sebagian besar sudah baik dan dapat dilalui setiap hari, meskipun permukaan jalan masih didominasi oleh tanah. Layanan telekomunikasi juga menjadi nilai tambah, dengan tersedianya sinyal telepon kuat serta akses internet 4G/5G di sebagian besar wilayah desa, meski angkutan perdesaan belum tersedia.
Ekonomi dan BUMDes: Potensi Unggulan yang Terus Didampingi
Dimensi Ekonomi menjadi salah satu penopang utama dengan skor tinggi (96). Keberadaan BUMDes yang telah berbadan hukum menjadi kabar baik bagi kemandirian desa.
Menyadari peran strategis ini, pendampingan desa saat ini difokuskan pada langkah-langkah strategis berikutnya, yakni:
- Mengaktifkan atau mencari sumber Pendapatan Asli Desa (PADes) yang saat ini masih stagnan.
- Menjembatani akses layanan keuangan formal, mengingat saat ini belum tersedia layanan perbankan, KUR, atau lembaga kredit resmi di tingkat desa.
Modal Sosial Kuat, Tantangan di Pengelolaan Lingkungan
Desa Tampaure memiliki modal sosial yang sangat kuat (Skor Sosial: 70). Kegiatan gotong royong dilakukan lebih dari 2 kali dalam sebulan dengan keterlibatan lebih dari 50% warga. Kearifan lokal dan keagamaan masih dipertahankan, didukung oleh keberadaan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling)
Namun, dimensi Lingkungan (Skor: 47) menjadi catatan kritis. Meskipun desa Belum memiliki regulasi pelestarian lingkungan, sistem pengelolaan sampah masih sangat minim. Belum adanya tempat penampungan, pengolahan, maupun pemanfaatan sampah menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diatasi melalui inovasi pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.
Tata Kelola Pemerintahan: Menuju Digitalisasi dan Optimalisasi Aset
Dimensi Tata Kelola Pemerintahan Desa meraih skor 60. Desa telah menunjukkan komitmen baik dalam pemanfaatan teknologi melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), di mana publikasi informasi, pelayanan administrasi, pengaduan, dan layanan lainnya telah dilaksanakan secara terbuka. Musyawarah Desa (Musdes) juga terlaksana secara rutin (3-4 kali setahun) dengan partisipasi unsur masyarakat yang baik.
Inventarisasi aset desa telah dilakukan, dan sebagian besar aset (tanah dan kantor desa) sudah produktif untuk kepentingan masyarakat. Tantangan ke depan adalah meningkatkan produktivitas aset lainnya dan mendorong kemandirian fiskal desa melalui peningkatan PADes.
Komitmen Bersama Menuju Desa "Maju"
Menanggapi hasil penetapan ini, perwakilan TPP P3MD Kecamatan Bambaira menyampaikan apresiasi atas capaian Desa Tampaure. "Status 'Berkembang' adalah fondasi yang kokoh. Ke depan, sinergi antara Kepala Desa, BPD, dan pendamping desa akan difokuskan pada pengurusan legalitas merek dagang BUMDes, perbaikan infrastruktur jalan (peningkatan dari tanah ke beraspal), serta pembangunan sistem pengelolaan sampah yang terpadu," ujarnya.
Dengan peta data yang jelas ini, Desa Tampaure optimis dapat melakukan percepatan pembangunan yang tepat sasaran, dengan target naik kelas menjadi desa berstatus "Maju" pada periode penilaian Indeks Desa berikutnya.
Penulis : RAHMAT AKBAR PENDAMPING DESA KECAMATAN BAMBAIRA)


.jpeg)
.jpeg)



