✨🌸 SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI TPP P3MD KEC. BAMBAIRA 🌸✨ MOHON MAAF JIKA ADA SALAH DALAM PENULISAN 🌸✨

Selasa, 08 September 2026

Musrenbangdesa Tampaure: Warga Antusias Bahas Perencanaan Pembangunan Desa

 

Tampaure– Pemerintah Desa Tampaure, Kecamatan Bambaira, Kabupaten Pasangkayu, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) pada Selasa (08/09/2026). Agenda utama kegiatan ini adalah pembahasan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) Tahun Anggaran 2027 serta penyusunan Daftar Usulan (DU) RKPDesa. Kegiatan yang bertempat di Kantor Desa Tampaure ini dimulai pukul 08.00 WITA dan berlangsung dalam suasana demokratis serta partisipatif.


Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat dengan total kehadiran mencapai 60 orang. Komposisi peserta menunjukkan tingginya antusiasme warga, yang terdiri dari 35 perempuan dan 24 laki-laki, serta unsur perangkat desa lainnya. Turut hadir memberikan arahan dan sambutan adalah Camat Bambaira, Faisal SH, Kepala Desa Tampaure, Agus Latjaja, Ketua BPD beserta anggotanya, serta para pendamping desa yang bertindak sebagai narasumber teknis.

Dalam forum yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Agus Latjaja ini, materi pembahasan diawali dengan pencerminan evaluasi laju pencapaian SDGs Desa yang merujuk pada Sistem Informasi Desa. Peserta kemudian membedah rancangan RKP Desa terkait pembidangan program dan kegiatan beserta sumber pendanaannya. Fokus utama adalah menetapkan prioritas program yang difokuskan pada upaya mewujudkan pencapaian SDGs Desa sesuai dokumen RPJM Desa yang telah ditetapkan sebelumnya.

Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan utama dalam musyawarah hari ini adalah pembahasan dukungan Dana Desa untuk pengembangan KDMP (Koperasi Desa Merah Putih). Para peserta musyawarah sepakat bahwa penguatan ekonomi desa melalui koperasi ini merupakan langkah strategis. Usulan pengembangan KDMP dimasukkan ke dalam prioritas program kegiatan, diharapkan dapat meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat Tampaure dan menyerap tenaga kerja lokal.



Camat Bambaira, Faisal SH, selaku narasumber dari unsur kecamatan memberikan apresiasi atas inisiatif pengembangan koperasi tersebut. Ia didampingi oleh Rahmat Akbar dan Muh Akbar dari Pendamping Desa yang menjelaskan teknis penyusunan agar sesuai regulasi. Mereka menekankan pentingnya sinkronisasi antara usulan masyarakat, khususnya untuk KDMP, dengan peraturan perundang-undangan yang mengatur tata cara penyusunan peraturan di desa.

Setelah melalui pembahasan mendalam, seluruh peserta musyawarah menyepakati beberapa hal penting yang tertuang dalam berita acara. Kesepakatan akhir meliputi penetapan rancangan RKP Desa dan DU RKP Desa Tahun 2027 sesuai pembidangan. Rancangan ini selanjutnya akan diserahkan kepada BPD untuk dibahas dalam Musyawarah BPD guna ditetapkan menjadi Peraturan Desa (Perdes) tentang RKP Desa.

Musrenbangdes ini ditutup dengan komitmen bersama untuk segera menindaklanjuti hasil musyawarah ke dalam RKTL (Rencana Kerja Tahunan). Dengan adanya kesepakatan ini, Pemerintah Desa Tampaure optimis dapat menyusun dokumen perencanaan yang akuntabel, transparan, dan berpihak pada masyarakat, khususnya dalam mendukung kemajuan Koperasi Desa Merah Putih di tahun anggaran mendatang.

Penulis : Rahmat Akbar ( Pendamping Desa Kecamatan Bambaira) 

Kamis, 27 Agustus 2026

PD dan PLD Kecamatan Bambaira Hadiri Rapat Koordinasi TPP P3MD Kabupaten Pasangkayu

 

Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kabupaten Pasangkayu kembali menggelar pertemuan strategis. Rahmat Akbar selaku Pendamping Desa (PD) dan Muh. Akbar selaku Pendamping Lokal Desa (PLD) dari Kecamatan Bambaira turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi yang berlangsung pada Kamis, 27 Agustus 2026. Kegiatan ini bertempat di Aula Kantor Desa Karya Bersama, Kecamatan Pasangkayu, dan dihadiri oleh 21 orang TPP se-Kabupaten Pasangkayu.

Pelaksanaan dan pengikutsertaan dalam Rapat Koordinasi TPP Kabupaten Pasangkayu ini bertujuan untuk mempercepat progres Program P3MD di wilayah masing-masing. Selain itu, forum ini juga difungsikan untuk melakukan evaluasi terhadap laporan mingguan dan bulanan tahun 2026, serta menyelaraskan pemahaman seluruh pendamping mengenai berbagai aspek teknis dan strategis dalam pendampingan desa.

Hasil dari rapat koordinasi ini menghasilkan pemahaman yang utuh mengenai sejumlah agenda penting yang disampaikan oleh para narasumber. Hasmiati memaparkan materi mengenai Laporan DRP Juli 2026, strategi rembuk stunting dan konvergensi stunting berbasis aplikasi eHDW, serta prosedur pendaftaran badan hukum dan pemeringkatan BUMDesa.

Sesi selanjutnya dilanjutkan dengan pemaparan materi teknis lainnya yang sangat krusial bagi tugas pendampingan di lapangan. Mauliddin Syam membahas optimalisasi media sosial dan ketersediaan blogspot TPP/Desa, serta teknik penanganan masalah TPP/Desa. Dilanjutkan oleh Andi Deddy Yahya yang memaparkan pemetaan Indeks Desa 2026 dan tata kelola pemanfaatan dana desa serta pelaporan video pendek, kemudian ditutup oleh Henri Setiawan Hapil yang menjelaskan mekanisme penyaluran dana desa, pembayaran BLT, dan perencanaan pembangunan desa.

Sebagai langkah tindak lanjut penanganan masalah yang mungkin muncul di kemudian hari, seluruh peserta rapat diwajibkan untuk menerapkan dan melaksanakan hasil koordinasi ini kepada tim di masing-masing wilayah pendampingan. Para pendamping juga diminta untuk melakukan monitoring berkala terhadap implementasi materi yang telah disampaikan, serta segera melaporkan kendala yang ditemukan di lapangan untuk dikoordinasikan dengan PIC terkait.

Dalam forum tersebut, direkomendasikan agar seluruh TPP, PD, dan PLD konsisten menerapkan standar operasional yang telah disepakati bersama Terutama dalam menyiapkan video pendek kegiatan pemanfaatan Dana Desa Tahun 2026 minimal 1 orang satu video . Para pendamping juga didorong untuk terus meningkatkan kapasitas pendampingan melalui pembelajaran mandiri, serta menjaga koordinasi berkelanjutan dengan koordinator kabupaten guna memastikan percepatan pembangunan desa.

Bagi kami TPP Kecamatan Bambaira Rahmat Akbar dan Muh. Akbar, kehadiran dalam rakor ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja pendampingan di Kecamatan Bambaira. Kami  berkomitmen untuk segera menerjemahkan seluruh arahan dan materi yang diperoleh ke dalam aksi nyata di desa-desa binaan kami , khususnya dalam hal percepatan Laporan pemamfaatan Dana Desa,Pemantauan perencanaan penanganan stunting dan optimalisasi BUMDesa.

Dengan terselenggaranya rapat koordinasi ini, diharapkan sinergitas antara TAPM, PD, dan PLD di Kabupaten Pasangkayu semakin solid. Hal ini pada akhirnya akan menjamin ketepatan sasaran program P3MD, sehingga pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa di Kabupaten Pasangkayu dapat berjalan lebih efektif, akuntabel, dan berkelanjutan.

Penulis: Rahmat Akbar ( PD Kecamatan Bambaira)