SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI TPP P3MD KEC.BAMBAIRA MOHON MAAF JIKA ADA SALAH DALAM PENULISAN

Selasa, 07 Juli 2026

PERCEPATAN PENANGANAN STUNTING, DESA TAMPAURE GELAR REMBUG KONVERGENSI LIBATKAN LINTAS SEKTOR


TAMPAURE  – Upaya percepatan penurunan angka stunting di wilayah Desa Tampaure Kecamatan Bambaira terus digalakkan, kali ini melalui kegiatan Rembug Stunting yang digelar di Desa Tampaure, hari ini, Selasa (7/7). Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Pemerintah Kecamatan Bambaira yang Camta Bambaira yang diwakili oleh Kasi Kesra Kecamatan Bambaira  Bambaira, Nurharianti, SE, serta Kepala Desa Bambaira, Agus Latjatja. Forum rembug ini juga melibatkan elemen penting pembangunan desa, mulai dari Anggota BPD, Bidan Desa, Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Kader Posyandu, hingga Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama. Antusiasme warga terlihat dari kehadiran total 39 peserta yang terdiri dari 14 orang laki-laki dan 25 orang perempuan, menandakan tingginya kepedulian masyarakat terhadap isu kesehatan dan gizi di desa.


Dalam paparannya, kegiatan ini menyoroti capaian progres konvergensi penurunan stunting di desa yang menunjukkan tren positif. Berdasarkan data terbaru yang disajikan melalui aplikasi EHDW, capaian konvergensi Desa Bambaira pada Triwulan (TW) ini telah mencapai angka 87,22%. Capaian ini menjadi indikator penting bahwa intervensi spesifik dan sensitif yang dilakukan oleh pemerintah desa bersama mitra kerja telah berjalan efektif. Data ini menjadi dasar evaluasi bersama untuk memastikan seluruh sasaran penerima manfaat tepat sasaran dan seluruh layanan dasar dapat terpenuhi sesuai dengan standar yang diharapkan dalam upaya mewujudkan generasi yang sehat dan bebas stunting.
Agenda inti dalam kegiatan ini difokuskan pada rembug dan diskusi kelompok yang mendalam untuk memetakan kondisi riil di lapangan. Para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membahas secara rinci terkait jenis layanan yang telah tersedia, mengidentifikasi permasalahan dalam pelayanan, serta menelusuri akar permasalahan yang dihadapi oleh penerima layanan. Diskusi ini juga diarahkan untuk merumuskan solusi konkret atas kendala-kendala yang ada, baik dari sisi ketersediaan layanan maupun partisipasi masyarakat. Hasil dari diskusi kelompok ini diharapkan menjadi rekomendasi kebijakan yang operasional bagi Pemerintah Desa dan Puskesmas dalam menyusun rencana aksi selanjutnya.

Kelancaran jalannya forum rembug ini tidak lepas dari peran fasilitasi dan pendampingan yang intensif oleh Tenaga Pendamping Profesional (TPP) P3MD Kecamatan Bambaira. Para pendamping hadir untuk memastikan metode diskusi berjalan partisipatif, di mana setiap suara dari kader, tokoh masyarakat, hingga penerima manfaat dapat didengar dan diakomodir. Pendampingan TPP P3MD sangat krusial dalam membantu masyarakat menerjemahkan data teknis menjadi pemahaman yang mudah dicerna, sehingga solusi yang dihasilkan bukan hanya bersifat teoritis, melainkan solutif dan dapat diterapkan sesuai dengan kearifan lokal serta kemampuan sumber daya yang dimiliki oleh Desa Bambaira.
Kegiatan Rembug Stunting ini ditutup dengan komitmen bersama antara Pemerintah Desa, Kecamatan, dan masyarakat untuk terus mempertahankan serta meningkatkan capaian konvergensi yang sudah berada di angka 87,22 %. Kepala Desa Tampaure, Agus Latjatja, menegaskan bahwa penanganan stunting bukan hanya tugas sektor kesehatan, melainkan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi lintas sektor. Dengan adanya forum rembug ini, diharapkan sinergitas antara pemerintah desa, kader, dan masyarakat semakin kuat dalam mengawal tumbuh kembang anak di Desa Bambaira, menuju desa yang mandiri dan sejahtera.

(Penulis : Rahmat Akbar Pendamping Desa Kecamatan Bambaira)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar